Linux dikenal sebagai sistem operasi open-source, tapi dalam praktiknya Linux juga menggunakan dan menjalankan software dengan berbagai jenis lisensi serta saling ketergantungan antar program. Dua istilah yang sering muncul adalah proprietary dan dependency.
Artikel ini menjelaskan makna dasarnya, tanpa istilah rumit.
Proprietary Software di Linux
Proprietary software adalah perangkat lunak yang:
- Dimiliki oleh perusahaan atau pihak tertentu
- Kode sumbernya tidak dibuka
- Pengguna hanya boleh memakai sesuai aturan lisensi
Walaupun Linux bersifat open-source, Linux tidak melarang software proprietary.
Contoh proprietary di Linux
- Google Chrome
- Driver NVIDIA
- Zoom
- TeamViewer
Ciri utamanya:
- Tidak bisa melihat cara kerja di dalamnya
- Tidak bisa dimodifikasi bebas
- Biasanya ada syarat penggunaan
Singkatnya:
Proprietary = boleh dipakai, tapi bukan milik kita
2. Dependency dalam Software Linux
Dependency berarti:
Sebuah program membutuhkan program lain agar bisa berjalan
Di Linux, hampir semua aplikasi tidak berdiri sendiri.
Contoh sederhana:
- Aplikasi butuh library tampilan
- Aplikasi butuh library jaringan
- Aplikasi butuh library sistem dasar
Jika dependency tidak ada:
- Program gagal dijalankan
- Program error
- Program tidak bisa diinstal
3. Contoh Dependency yang Mudah Dipahami
Misalnya:
- Kamu menginstal aplikasi pemutar video
- Aplikasi itu butuh:
- Library audio
- Library video
- Library grafis
Library-library tersebut disebut dependency.
Ibarat:
- Aplikasi = TV
- Dependency = listrik
Tanpa listrik, TV tidak akan menyala.
4. Hubungan Proprietary dan Dependency
Keduanya bukan hal yang sama, tapi bisa saling terkait.
Perbedaannya:
- Proprietary → soal lisensi dan hak akses
- Dependency → soal kebutuhan teknis
Kemungkinan yang bisa terjadi:
- Software proprietary punya banyak dependency
- Software open-source juga punya dependency
- Dependency bisa open-source atau proprietary
Artinya:
Dependency adalah konsep teknis, bukan jenis lisensi
5. Kenapa Dependency Penting di Linux
Linux menggunakan sistem dependency karena:
- Lebih hemat penyimpanan
- Lebih mudah diperbarui
- Lebih stabil
- Lebih aman
Satu library bisa dipakai oleh banyak aplikasi sekaligus.
6. Masalah yang Sering Terjadi
Masalah umum:
- Dependency tidak cocok versinya
- Dependency belum terpasang
- Dependency bentrok dengan aplikasi lain
Karena itu Linux memakai:
- Paket manager (APT, DNF, Pacman)
- Sistem instalasi otomatis dependency
7. Kesimpulan
- Proprietary adalah software tertutup dengan aturan penggunaan
- Dependency adalah software pendukung yang dibutuhkan aplikasi
- Linux bisa menjalankan keduanya
- Dependency membuat sistem Linux efisien dan modular
Pemahaman dasar ini penting sebelum belajar:
- install software
- server Linux
- VPS
- Docker
- atau pengelolaan sistem

